Showing posts with label Gelombang. Show all posts
Showing posts with label Gelombang. Show all posts

Latihan soal Gelombang Mekanik - Latihan Soal SBMPTN



Gelombang Mekanik - Latihan Soal

01.


Panjang gelombang dari gambar di atas adalah….
(A) 0,5 m
(B) 1,0 m
(C) 2,0 m
(D) 4,0 m
(E) 6,0 m

02.


Amplituda dari gelombang pada gambar diatas adalah….
(A) 0,5 m
(B) 1,0 m
(C) 2,0 m
(D) 4,0 m
(E) 6,0 m

03.


Frekuensi dari gelombang pada gambar di atas adalah….
(A) 2 Hz
(B) 4 Hz
(C) 5 Hz
(D) 0,4 Hz
(E) 0,2 Hz

04. Seorang wanita yang sedang berada di pantai dan mengamati gelombang pada ombak laut melihat terdapat 4 gelombang dalam waktu 2 detik, dengan masing-masing gelombang memiliki panjang  elombang 0,5 m. Kelajuan dari gelombang tersebut adalah….
(A) 0,25 m/s
(B) 0,5 m/s
(C) 1,0 m/s
(D) 2,0 m/s
(E) 4,0 m/s

05. Berapakah panjang gelombang dari gelombang 5 Hz yang menjalar dengan kelajuan 10 m/s?
(A) 0,25 m
(B) 0,5 m
(C) 1 m
(D) 2 m
(E) 50 m

06. Gelombang transversal pada tali horizontal dengan panjang gelombang 8 m merambat dengan kelajuan 2 m/s. Pada t = 0, suatu titik yang memiliki perpindahan vertical sejauh +A, dimana A adalah amplitude gelombang. Pada waktu kapankah perpindahan vertikal titik tersebut sejauh -A?
(A) t = 1/8 s
(B) t = 1/4 s
(C) t = 1/2 s
(D) t = 2 s
(E) t = 4 s

07. Perpindahan vertikal, y dari gelombang berjalan transversal ditunjukan dengan persamaan y = 6 sin (10π t - 1/2 π x), dengan x dan y dalam cm dan t dalam detik. Berapakah panjang gelombangnya?
(A) 0,25 cm
(B) 0,5 cm
(C) 2 cm
(D) 4 cm
(E) 8 cm

08. Pada sebuah benang, dengan kedua ujungnya tetap, terhadap gelombang berdiri dengan total 4 simpul. Jika panjang benang tersebut adalah 6 m, berapakah panjang gelombangnya?
(A) 0,67 m
(B) 1,2 m
(C) 1,5 m
(D) 3 m
(E) 4 m

09. Kelelawar memancarkan sinyal 40 kHz dengan panjang gelombang 8,75 mm ke arah pohon dan menerima pantulan suara 0,4 detik kemudian. Seberapa jauh kelelawar dari pohon?
(A) 35 m
(B) 70 m
(C) 105 m
(D) 140 m
(E) 175 m

10. Suatu gelombang berjalan dihasilkan oleh suatu sumber getaran dengan periode 0,2 sekon. Jika gelombang itu merambat dengan laju 100 m setiap sekon maka panjang gelombang dari gelombang tersebut adalah….
(A) 500 m
(B) 200 m
(C) 50 m
(D) 20 m
(E) 10 m

11. Suatu titik P berada pada jarak 100 cm dari sumber gelombang yang bergetar dengan frekuensi 10 Hz. Jika cepat rambat gelombang 2 m/s dan sumber gelombang telah bergetar selama 5 sekon maka titik P telah mangalami gerak bolak-balik sebanyak….kali.
(A) 50
(B) 5
(C) 45
(D) 0
(E) 10

12. Persamaan gelombang transversal yang merambat pada suatu kawat adalah Y = -2 sinπ (0,5x - 200t)
Jika x dan y dalam satuan cm dan t dalam detik, maka:
(A) Amplitudo 5 cm dan panjang gelombang 3 cm
(B) Amplitudo 2 cm dan panjang gelombang 4 cm
(C) Amplitudo 6 cm dan panjang gelombang 2 cm
(D) Amplitudo 4 cm dan panjang gelombang 2 cm
(E) Amplitudo 2 cm dan panjang gelombang 6 cm

13. Sebuah titik P bergetar harmonik sederhana menghasilkan gelombang berjalan dengan cepat rambat 24 m/s, frekuensi 12 Hz, dan amplitudo 10 cm. Pada t = 0 simpangan di titik P sama dengan nol. Simpangan titik Q yang berada pada jarak 3 m dari P saat P sudah bergetar 0,5 s adalah….
(A) 0 cm
(B) 2 cm
(C) 5 cm
(D) 10 cm
(E) 24 m

14. Titik A dan B berjarak 20 m berada pada gelombang transversal yang merambat dari A ke B dengan cepat rambat 2 m/s. Jika periode getaran titik A adalah 0,5 s, tentukan:
(A) Panjang gelombang transversal tersebut
(B) Banyaknya gelombang di antara A dan B

15. Di antara titik P dan Q yang berjarak 5 m merambat gelombang dengan cepat rambat 4 m/s. Ketika P berada di puncak gelombang, Q berada di titik seimbang getarannya dan di antara P dan Q terdapat 2 lembah gelombang. Tentukan:
(A) Panjang gelombang
(B) Periode gelombang

16. Suatu gelombang transversal merambat dengan kecepatan 2 m/s, periode 0,4 sekon, amplitudo 0,2 m. Tentukan persamaan gelombang jika:
(A) gelombang merambat ke kanan (sumbu x+) dan pada keadaan awal simpangan titik acuan 0 dan akan bergerak ke sumbu y+.
(B) gelombang merambat ke kiri (sumbu x - ) dan pada keadaan awal simpangan titik acuan maksimum dan  akan bergerak ke sumbu y-.

17. Suatu gelombang transversal merambat dengan kecepatan 2 m/s, periode 0,4 sekon, amplitudo 0,2 m. Tentukan persamaan gelombang jika:
(C) gelombang merambat ke kanan (sumbux+) dan pada keadaan awal simpangan titik acuan maksimum dan akan bergerak ke sumbu y+.
(D) gelombang merambat ke kanan (sumbu x+) dan pada keadaan awal simpangan titik acuan 1/2 amplitudo, dan akan bergerak ke sumbu y+.

18. Suatu gelombang berjalan memiliki persamaan: y = 0,4 sinπ (0,2 t - 0,3x) (x, y dalam cm dan t dalam sekon). Tentukan:
(A) amplitudo gelombang.
(B) periode gelombang.
(C) cepat rambat gelombang.
(D) panjang gelombang.
(E) sudut fase sebuah titik yang berjarak 2 cm dari titik acuan ketika titik acuan sudah bergetar 10 s.

19. Dua titik A dan B berjarak 6 cm pada gelombang berjalan yang merambat dari A ke B dengan cepat rambat 4 cm/s. Jika periode getaran titik A adalah 0,2 sekon dan A sudah bergetarselama 5 sekon, tentukan:
(A) Sudut fase dan fase A
(B) Sudut fase dan fase

20. Titik A adalah sumber gelombang berjalan ke arah sumbu x+. Pada keadaan awal getarannya bergerak dari titik seimbang ke sumbu y dengan periode 0,2 s dan amplitudo 4 cm. Jika cepat rambat gelombangnya
12 cm/s, tentukan:
(A) persamaan getaran titik A
(B) persamaan getaran titik B yang berjarak20 cm dari A

Dualisme Gelombang

Energi cahaya
Cahaya dalam keadaan tertentu bersifat gelombang dan pada keadaan lain bersifat materi. Menurut Planck cahaya terdiri dari paket-paket energi yang disebut foton.
Energi dalam cahaya yaitu :
energi cahaya dulisme gelombang

E = energi cahaya (J)
n = banyak foton
h = tetapan planck = 6,626 x 10-34 Js
f = frekuensi gelombang cahaya (Hz)
c = kecepatan cahaya = 3 x 108 m/s
l = panjang gelombang cahaya (m)

2.  Efek foto listrik
Adalah gejala terlepasnya elektron dari permukaan benda (mis. Logam) karena mendapatkan energi cahaya (foton).
efek foto listrik

Ek = Energi kinetik elektron (J)
E = Energi foton (J)
W = Fungsi kerja (J)
h = tetapan planck = 6,626 x 10-34 Js
f = frekuensi foton (Hz)
fo = frekuensi ambang (Hz)
1 eV = 1,6 x 10-19 J
beberapa sifat efek foto listrik yang tidak dapat diterangkan dengan teori cahaya sebagai gelombang :
1.        tidak ada elektron yang dikeluarkan jika frekuensi cahaya yang dipakai lebih kecil dari frekuensi ambang (fo), yang merupakan karakteristik dari bahan yang disinari. Ini tidak konsisten dengan teori gelombang yang meramalkan bahwa efek foto listrik akan terjadi pada frekuensi berapa saja, asalkan intensitas cahaya cukup besar.
2.        Jika f > fo, suatu efek foto listrik diamati dan jumlah elektron foto yang keluar sebanding dengan intensitas cahaya. Tetapi energi kinetik maksimum dari elektron-lektron foto tidak tergantung pada intensitas cahaya, suatu fakta yang tidak dapat dijelaskan oleh teori gelombang.
3.        Energi kinetik maksimum dari elektron foto bertambah dengan bertambahnya frekuensi cahaya.
4.        Elektron-elektron dikeluarkan dari permukaan logam hampir tanpa selang waktu.


3.   Efek compton
      


  
    Foton yang terhambur (setelah menumbuk elektron) mengalami perubahan :
v  Energi foton berkurang
v  Frekuensi fotonlebih kecil
v  Panjang gelombang foton bertambah.
Perubahan panjang gelombang foton memenuhi :
panjang gelombang foton

l’ = panjang gelombang foton setelah tumbukan
l  = panjang gelombang foton sebelum tumbukan
h = tetapan planck = 6,626 x 10-34 Js
mo = massa elektron atau partikel yang ditumbuk (massa elektron = 9 x 10-31 kg)
c = kecepatan cahaya = 3 x 108 m/s
q = sudut hamburan foton
4.   Gelombang de broglie
Menurut de broglie “Partikel yang bergerak akan mempunyai sifat sebagai gelombang”.
gelombang de broglie

l = panjang gelombang partikel yang bergerak (m)
h = tetapan planck = 6,626 x 10-34 Js
p = momentum benda (kg m/s)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan gerak benda (m/s)
e = 1,6 x 10-19 C
untuk partikel yang dipercepat dengan beda potensial V :
      
panjang gelombang de broglie 2

Getaran dan Gelombang - Persiapan Olimpiade Fisika

Getaran dan Gelombang - Persiapan Olimpiade Fisika

Getaran dan Gelombang - Persiapan Olimpiade Fisika
By:"Prof. Yohanes Surya, Ph.D."
Published on 2009-07-01 by KANDEL

Ketika mempelajari ilmu Fisika seringkali siswa mengalami kesulitan, baik dalam memahami konsep materi maupun dalam mengerjakan soal-soalnya. Pemahaman konsep Fisika yang benar dan bertahap diperlukan agar siswa tidak mengalami kesulitan pada pembelajaran Fisika selanjutnya. Buku ini membahas langkah demi langkah cara memahami Fisika Getaran dan Gelombang Mekanik oleh pakar pembimbing Olimpiade Nasional Prof. Yohanes Surya, Ph.D. Getaran dan Gelombang Mekanik merupakan materi yang wajib dipahami siswa sebagai dasar untuk mempelajari Fenomena Fisika Gelombang yang lebih abstrak,seperti Gelombang Elektromagnetik. Materi dalam buku ini dijabarkan secara sistematis dan jelas berdasarkan pengalaman membimbing siswa-siswi olimpiade. Teori dasar, definisi, dan istilah ditulis dalam format narasi dan juga dialog yang memungkinkan siswa dapat memahami materi lebih mudah. Contoh soal dan penyelesaian dibahas secara sistematis dan detail sehingga sangat membantu siswa dalam berlatih. Setiap soal latihan diberi hasil akhir jawaban agar siswa dapat mencocokkan hasil jawabannya.

ISBN : 9789791391252

RATE :

This Book was ranked 28 by Google Books for keyword soal fisika.